• 34ºc, Sunny
  • Tuesday, 18th June, 2019
Bupati Banyuasin Tegaskan Tol Trans Sumatera Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Konektivitas Daerah
Banner Tengah
Dipublikasikan pada: Selasa, 5 Mei 2026

Bupati Banyuasin Tegaskan Tol Trans Sumatera Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Konektivitas Daerah

Jakarta — Dalam rangka percepatan tindak lanjut pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Betung – Tempino – Jambi, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH menghadiri rapat percepatan bersama dengan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan berlangsung di Ruang Rapat Utama, Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden, Selasa (5/05/2026).

Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan, Fadjar Dwi Wishnuwardhani menyatakan bahwa KSP membutuhkan koordinasi dari daerah untuk mempercepat pembangunan yang saat ini sedang berjalan.

“Kita akan bahas semua kendala dan permasalahan dalam percepatan Jalan Tol Trans Sumatera ini. Saya minta kepada Wagub Sumsel, Bupati Musi Banyuasin, Bupati Banyuasin, Pengadilan Tinggi, PTPN dan semua pihak terkait untuk menjelaskan satu persatu kendala yang ada,” harapnya.

Terima kasih kepada Wagub dan Bupati yang telah sangat kooperatif dan membantu semua program nasional sehingga terwujudnya pelayanan yang baik untuk masyarakat Indonesia.

Tugas KSP saat ini membantu Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto dalam percepatan semua program nasional baik berupa MBG, Sekolah Rakyat dan salah satunya pembangunan jalan tol.

Dalam diskusi rapat, Bupati Banyuasin Askolani didampingi oleh Kadis Perkimtan Banyuasin, Syahrial, ST., MT dan Plt. Kadis Kominfo Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, SH., MM, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera, karena jalan ini memang ditunggu masyarakat.

“Kami masyarakat Banyuasin sangat menunggu segera dioperasikannya jalan tol ini, karena sangat membantu melerai macet Palembang-Jambi yang saat ini makin parah,” jelasnya.

“Sebelumnya, saya selaku Bupati Banyuasin dua periode telah membahas langsung dengan masyarakat Banyuasin terkait ganti rugi dan lainnya. Kita sangat proaktif untuk penyelesaian jalan tol ini,” tambahnya.

Askolani juga menekan agar pihak lain seperti HK dan PTPN I untuk terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemkab Banyuasin agar permasalahan yang masih ada dapat segera diselesaikan.

Sementara itu, Dirut PTPN I, Teddy Yunirman Danas menargetkan tanggal 16 Juni 2026 diusahakan selesai sebelum deadline dan berjanji akan terus melakukan komunikasi serta koordinasi dengan Pemkab Banyuasin.

Follow Us