34ºc,
Sunny
Tuesday,
18th June, 2019
Jakarta — Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Drs. Jenderal Muhammad Tito Karnavian M. A., Ph.D dan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (22/09/2025).
Strategi Presiden RI untuk peningkatan pangan di Indonesia sangat tepat karena kita memiliki potensi yang luar biasa untuk pertanian. “Visi Presiden untuk ketahanan pangan ini tidak main-main, beliau memfokuskan dengan menyiapkan anggaran khusus untuk pembiayaan peningkatan pangan Indonesia,” jelasnya.
Tito juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian yang telah bergerak cepat untuk hilirisasi atau industrialisasi sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan sesuai arahan Presiden. Untuk Bupati/Walikota harus cepat menunjang program percepatan ini dan membuat lompatan cepat hilirisasi komoditas perkebunan dan Pertanian.
Sedangkan Menteri Pertanian RI Andi Amran pun menegaskan bahwa Indonesia saat ini menduduki nomor 2 penghasil beras dunia dan nomor 1 perkiraan produksi beras Asean.
“Seperti yang disampaikan oleh Mendagri, kita akan kembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara swasembada pangan. Keberhasilan kita saat ini menggegerkan dunia sehinga Menteri Pertanian Jepang, Kanada dan Chili berkunjung ke Indonesia mempelajari apa yang telah dijalankan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam sektor pertanian,” jelasnya.
Menanggapi arahan Mendagri dan Mentan RI, Bupati Banyuasin Askolani didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Banyuasin, Ir. H. M. Syahrial, MT, Kepala Dinas Kominfo. SP Banyuasin, Dr. H. Salni Pajar, S. Ag., M. Hi menyatakan kesiapan mendukung dan melaksanakan arahan terkait percepatan program hilirisasi dan industrialisasi komoditas perkebunan yang ada di Kabupaten Banyuasin.
Fans
Fans
Fans
Fans