34ºc,
Sunny
Tuesday,
18th June, 2019
Pangkalan Balai – Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Akselerasi Produksi Padi Tahun 2025 Dalam Mewujudkan Swasembada Pangan yang diadakan di Ruang Rapat Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banyuasin , Kamis (14/08/2025).
Rapat koordinasi ini dihadiri pula oleh Tenaga Ahli Kementerian Pertanian, Brigjen Ade Prasetya Nurdin, Direktur Serelia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Rachmat, S.Si., M.Si., Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultural Banyuasin, Sarip, S.P., M.M., Perwakilan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultural Provinsi Sumatera Selatan, Rina Sopiana, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.
Seperti motto Banyuasin “Kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas”, Bupati Askolani mengingatkan bahwa tidak ada alasan untuk berleha-leha, untuk tidak bekerja keras. Ia percaya bahwa sesuatu yang dikerjakan secara biasa akan menghasilkan hal biasa juga. Karena itu, untuk hasil yang luar biasa juga harus dikerjakan dengan luar biasa.
Kepada Direktur Serelia Kementerian Pertanian, Rahmat, Ia juga membeberkan beberapa hal yang sempat menjadi penghambat terwujudnya swasembada pangan. Seperti ketidaktersediaan pengering padi dan masalah keterlambatan benih.
“Berkaitan dengan alsintan, alhamdulillah sudah maksimal dibantu Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian. Namun memang yang diterima masih kurang. Tapi kita tetap bersyukur dengan bantuan yang sudah diberikan. Sedangkan untuk masalah benih itu salah satu solusinya harus ada pembenihan di Kabupaten Banyuasin, ” jelasnya.
Menanggapi pernyataan Bupati Banyuasin itu, perwakilan Dinas Pertanian Sumatera Selatan, Rina turut menjelaskan terkait solusi untuk permasalahan benih. “Kita sudah sosialisasikan kepada para petani dan Pemerintah Kabupaten bahwa di Kementerian itu ada kegiatan Mandiri Tanaman Pangan dan sudah dilaksanakan beberapa tahun ini,” tuturnya.
Fans
Fans
Fans
Fans