34ºc,
Sunny
Tuesday,
18th June, 2019
Palembang – Sebagai pintu gerbang arus ekspor dan impor komoditas di Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang dipimpin oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Project Launching Pelabuhan Internasional Tanjung Carat Banyuasin yang digelar di Griya Agung Palembang, Kamis (9/4).
Kabupaten Banyuasin yang memiliki posisi strategis ditetapkan sebagai lokasi pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat Banyuasin. Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada awal tahun 2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem logistik dan konektivitas wilayah di Sumatera Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyuasin didampingi oleh Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., jajaran Forkopimda, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat Banyuasin merupakan cita-cita besar para pemimpin terdahulu yang kini mulai terealisasi. Ia menilai kehadiran pelabuhan ini sangat penting mengingat keterbatasan kapasitas pelabuhan yang ada saat ini.
Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa Pelabuhan Internasional Tanjung Carat Banyuasin merupakan proyek strategis nasional yang akan terintegrasi dengan berbagai infrastruktur pendukung. Di antaranya pembangunan jalan tol Palembang–Tanjung Carat serta rencana jalur rel kereta api dari Muara Enim menuju kawasan pelabuhan.Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan pelabuhan tersebut. Ia optimistis proyek ini akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat Banyuasin.
Fans
Fans
Fans
Fans